Mytour09's Blog

Just another WordPress.com weblog

Hipnotis itu apa? Sex? Tanya jawab dengan Anand Krishna

Posted by mytour09 on February 16, 2010

VIVAnews – Anand Krishna menjawab tuduhan dugaan pelecehan seksual. Dia mengaku mengenal si pelapor. Anand menduga ada pihak-pihak yang tidak senang atas keberadaan dan kegiatan dirinya.

Langkah selanjutnya, “Akan kami hadapi,” kata Anand Krishna saat wawancara dengan VIVAnews dan dua televisi swasta di tempat khusus latihan yoga, Yogabarn, Desa Masa, Ubud, Gianyar, Bali, Sabtu malam.

Berikut petikannya.

Apa tanggapan Anda tentang pengaduan pelecehan dari murid Anda?

Saya tidak punya murid (sambil ketawa). Saya tidak pernah memberikan inisiasi atau apa, jadi tidak pernah ada murid. Tapi banyak orang yang menganggap saya guru dan itu adalah kebebasan mereka. Dan tuduhan-tuduhan itu semua tidak benar, jadi kami sedang mempelajari, dan kami sudah membantah semuanya itu.

Bagaimana soal tuduhan hipnotis?

Kalau saya melakukan hipnotis, mereka akan tetap bersama saya (ketawa)

Dalam ajaran Anda, ada unsur hipnotis? Hipnotis itu apa, hipnotis itu mau di terjemahkan apa? Dalam terapi, dalam klinis itu ada hipnoterapi, nah itu digunakan secara medis. Tidak, kita menggunakan sugesti, sugesti itu untuk diri sendiri, untuk menguatkan, untuk memberdayakan diri. Misalnya ada orang ketakutan atau phobia yang luar biasa maka kita berikan sugesti pada dia yang dia lakukan sendiri ‘saya tidak takut’.

Jadi dia memberikan afirmasi, dan itu tugas saya, sudah saya jelaskan dalam buku-buku kami. Kemudian, terapi-terapi itu juga bukan saya yang berikan, ada teman-teman kita yang berikan terapi itu, di Jakarta juga begitu, di Bali juga begitu. Jadi Anda  tidak melakukan seperti yang mereka tuduhkan?

Oh tidak sama sekali. Dan saya tidak memberikan, saya tidak menangani seseorang secara langsung, tidak pernah. Sudah 5–6 tahun saya tidak pernah tangani orang secara langsung. Jadi tuduhan itu sama sekali tidak punya ground-nya.

Tapi kembali saya juga ingin menjelaskan bahwa bagi saya segala macam persoalan itu, keyakinan saya bisa diselesaikan dengan cara cinta kasih. Jadi saya selalu mengatakan love the only solution, solusi satu-satunya adalah cinta kasih dan saya kira tidak ada masalah sebesar apapun juga.

Barang kali ada salah paham, ada orang tidak merasa senang atau apa dan semua masalah itu bisa diselesaikan dengan cinta kasih, dengan silaturahim, dengan kebersamaan.

Pengakuan dari pelapor, Anda melakukan pelecehan seksual saat melakukan pengajaran private?

Oh tidak, tidak tidak pernah saya memberikan ajaran secara private. Bahkan secara umum pun saya punya public meeting (group session) itu minimal 30–40 orang, bahkan kadang-kadang seratusan orang lebih.

Anda tidak pernah melakukan pengajaran secara pribadi?

Tidak, sama sekali tidak. Sekitar 5–6 tahun lalu ya, tapi itu pun bukan pribadi, itu group session dalam pengertian 30 orang. Sekarang 30 orang itu pun jarang sekali memberikan.

Jadi menurut Anda pelapor berbohong?

Saya tidak bisa mengatakan (diam). Saya mengatakan bahwa selalu pasti ada orang-orang tidak senang dengan saya, dan kembali saya mengatakan saya juga bukan dewa.

Ya barang kali saya pernah tanpa sengaja saya pernah berbuat sesuatu menyakiti, mengatakan sesuatu menyakiti hati mereka, kata-kata atau apa, dan kembali saya katakan, satu-satunya solusi adalah cinta. Dengan cinta kita bisa selesaikan berbagai macam persoalan. Saya berikan advice pada Palestina dan Israel juga (ketawa).

Anda mengenal pelapor?

Oh ya, saya kenal karena begini, itu juga saya baru tahu dari media. Tapi yang justru pelapor itu kerja sama ibu Maya (Maya Safira Muchtar, Direktur Anand Ashram). Dia itu bukan sama saya loh. Jadi bukan pekerja yayasan, bukan asisten saya.

Asisten saya adalah satu-satunya Ibu Lini, dan yang membantu di organisasi adalah Maya. Di Bali ada Sayoga (Dr Wayan Sayoga) dan beberapa teman lain. Jadi bukan. Saya tidak pernah mengangkat seorang asisten selama 10–15 tahun terakhir.

Sebagai guru spiritual yang dikenal masyarakat, sejauh ini Apa dampak pengakuan pelapor terhadap Anda?

Saya mulai dari nol. Saya tidak punya pengikut, sampai sekarang pun tidak punya dan begini.Kalau saya percaya pada pengakuan orang dan saya membangun citra saya karena pengakuan orang maka saya akan punya dampaknya.

Saya akan sangat tergantung pada orang. Saya tidak tergantung pada pengakuan orang. Saya cuma berusaha untuk berbuat sebaik mungkin, sebisa mungkin dengan kapasitas saya yang serba terbatas itu dan banyak orang yang senang, banyak orang tidak senang, banyak orang bisa menerima, banyak orang tidak bisa menerima.

Bisa digambarkan perasaan Anda menghadapi kasus ini?

Perasaan pertama kaget, karena saya tidak merasa melakukan semua tuduhan itu. Tapi setelah itu saya pikir kembali dan saya pikir itu ok-ok saja. Makanya tidak ada satupun acara saya yang dibatalkan, acara ini juga sudah dijadwalkan 2–3 bulan lalu, tidak ada satu pun dibatalkan, dimana pun selama satu minggu mendatang acara saya sudah full.

Kasus ini sudah masuk ranah hukum, apa langkah Anda selanjutnya?

Kami akan menghadapi. Jadi kalau ada apapun yang diambil, ya kita akan hadapi. Kita akan hadapi dengan tenang, dengan tentu juga kita punya teman-teman yang bisa membantu kita.

Laporan: Dewi Umaryati l Bali

ismoko.widjaya@vivanews.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: